Powered by Blogger.

Monday, March 19, 2018

5 Bukti Nyata Jika Pinjaman Uang Tunaiku Berbeda dengan Rentenir


Banyak orang yang belum paham dan menyamakan pinjaman uang online dengan rentenir. Padahal, keduanya sangat berbeda. Berbeda dengan rentenir yang bukannya menolong tapi malah menjerumuskan peminjam pada lilitan utang, jasa peminjaman online memberikan solusi terbaik dan praktis untuk para peminjam. Ini dia ulasannya untukmu.

Pinjaman Uang Tunaiku

1. Resmi Vs Tidak Resmi
Pinjaman uang online seperti Tunaiku atau financial technology yang sering disingkat fintech lainnya yang bertebaran di internet sudah memiliki izin resmi. Masih tidak percaya? Kamu bisa mengecek apakah sebuah fintech abal-abal atau benar-benar resmi dan terpercaya melalui web Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sedangkan rentenir, tentu saja tidak memiliki izin resmi untuk memberikan pinjaman. Boro-boro mengantongi izin dari OJK, rentenir bahkan bisa dibilang ilegal dan didirikan tanpa izin. Jadi, dari segi keresmian dan keterpercayaan, pinjaman online jauh lebih unggul dan helpful ketimbang rentenir yang malah bisa menjerumuskanmu ke dalam masalah.

2. Profesionalitas Vs Tradisional
Pinjaman online seperti Tunaiku yang sudah mengantongi izin resmi dari OJK tentu memiliki profesionalitas yang jauh lebih prima dibandingkan dengan rentenir. Didukung dengan sistem teknologi canggih yang dimiliki fintech, pelayanan prima dan efisien lebih mudah diterima oleh nasabah.

Kalau rentenir? Jangan tanya, pengelolanya kebanyakan jauh dari profesional. Hanya dikelola oleh perorangan dan tidak memiliki hierarki yang jelas. Oleh karena itu, hal tersebut sangat potensial akan timbulnya kecurangan dalam peminjaman, baik dalam angsuran dan besaran bunga. Terlihat jelas kan perbedaannya antara rentenir dan pinjaman online?

3. Menyelesaikan Masalah Vs Menambah Ruwet Masalah
Peminjaman online melalui KTA bertujuan untuk membantu nasabah yang sedang membutuhkan uang pinjaman. Dengan bunganya yang rendah, dan persyaratan yang mudah, peminjaman online Tunaiku benar-benar menawarkan solusi keuangan yang solutif bagi nasabah.

Sedangkan rentenir, bisa diibaratkan dengan lingkaran setan yang akan menjeratmu dengan lilitan utang. Bukannya mengatasi masalah dengan solusi keuangan yang baik, rentenir malah membuatmu semakin terperosok ke dalam jurang masalah karena besaran bunga yang mencekik leher. Ngeri, kan, kalau pinjam uang ke rentenir?

4. Keamanan dan Keselamatan
Pihak pemberi pinjaman menjamin keamananmu dalam melakukan peminjaman uang. Didukung dengan tenaga profesional yang menganalisis tiap calon nasabah berdasarkan jumlah pinjaman dan sejumlah data diri, keamanan dan keselamatan kamu dijamin terjaga. Tim profesional tersebut juga akan menganalisis apakah pinjaman itu memberatkanmu atau tidak.

Jauh berbeda dengan rentenir yang secara sembarangan memberikan berapapun uang pada korban, dengan suku bunga yang tinggi pula. Rentenir juga tidak peduli dengan latar belakang ekonomi peminjam, yang mereka tahu hanyalah bagaimana cara mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya dari si peminjam. Keselamatan dan keamananmu juga terancam olehnya.

5. Suku Bunga Wajar Vs Suku Bunga Mencekik
Fintech seperti Tunaiku memberikan suku bunga sesuai standar nasional. Jadi, suku bunga yang kamu dapatkan saat meminjam di Tunaiku dijamin wajar dan sesuai dengan kemampuan membayarmu karena sudah melewati tim analisis profesional dari fintech tersebut. Nah, kamu tidak perlu khawatir dengan suku bunga tinggi.

Sedangkan rentenir, mereka tidak segan-segan mematok suku bunga tinggi yang kadang melampaui bunga kartu kredit. Mereka memanfaatkan keadaan peminjam yang terjepit keadaan finansial dengan memasang suku bunga yang mencekik tanpa mempedulikan latar belakang ekonomi si peminjam. Mengerikan bukan pinjam uang di rentenir?
Itu dia ulasan mengenai 5 bukti nyata jika pinjaman uang tunaiku berbeda dengan rentenir. Kalau kamu sedang butuh pinjaman cepat, jangan sekali-kali datang ke rentenir. Pinjam saja di fintech berlisensi resmi dan bersuku bunga wajar seperti Tunaiku. Dijamin akan membantu masalah keuanganmu terpecahkan.

0 comments:

Post a Comment